Menikah dan Hamil Di Usia 30 Tahun Ke Atas, Apakah Boleh?

6 views

LazyMule.info – Menikah dan Hamil Di Usia 30 Tahun Ke Atas, Apakah Boleh?, Menikah dan Hamil Di Usia 30 Tahun Ke Atas, Apakah Boleh?

Menikah dan Hamil Di Usia 30 Tahun Ke Atas, Apakah Boleh?

Menikah dan Hamil Di Usia 30 Tahun Ke Atas – Tentu saja boleh dan bisa. Meski demikian harap disadari bahwa umur 30 tahun ke atas bukan lagi usia yang aman untuk hamil. Jika Anda menikah di umur 30 tahuns ke ata, Anda tetap bisa hamil tapi dengan upaya yang lebih ekstra.
Menikah Di Usia 30 Tahun atau Lebih Tua, Apakah Boleh Hamil?
Image : aliroo.co.uk

Yang Harus Dilakukan Sebelum Menjalani Program Kehamilan di Usia 30-an Ke Atas

Sebab menjadi ibu hamil di usia ini punya resiko yang lebih tinggi. Untuk itu sebelum menjalani program kehamilan Anda membutuhkan persiapan khusus. Salah satunya, bagi wanita, yang harus Anda lakukan adalah memeriksakan diri ke dokter spesial kandungan. 
Untuk wanita usia 20 tahun sampai umur 24 tahun biasa akan ditemukan 1 wanita yang mandul (infertil) dari 10 orang wanita yang diperiksa. Angka temuan ini semakin meningkat, yaitu mencapai 30 % pada wanita usia 30 – 44 tahun. Artinya ada 3 orang wanita yang mandul (infertil) dari 10 orang wanita yang diperiksa.

Baca Juga :

Usia Yang Aman Untuk Hamil dan Melahirkan
Pria Juga Harus Periksa Kesuburan Jika Isteri Tidak Kunjung Hamil
Ingin Hamil Lagi, Ketahui Waktu Yang Tepat Berhenti Pakai Alat Kontrasepsi

Jenis Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Kehamilan

Pemeriksaan pra kehamilan ini bertujuan untuk mengetahui apakah Anda bisa hamil atau tidak. Pemeriksaan ini meliputi :

  • Kondisi rahim
  • Kondisi kesuburan ovarium dan tuba falopi
  • Keseimbangan hormonal
  • Pemeriksaan ada tidaknya kista, kanker, endometriosis, dan myom
  • Pemeriksaan infeksi parasit pada organ reproduksi
  • Tekanan darah dan kesehatan jantung
  • Ada tidaknya gula darah abnormal (diabetes)
  • dan kondisi kesehatan lain yang memungkinkan bisa tidaknya program kehamilan dijalankan
Pemeriksaan ini TIDAK HANYA UNTUK PEREMPUAN. Jika kehamilan gagal atau pasangan suami isteri belum punya anak, biasanya pihak yang akan langsung disalahkan adalah pihak isteri (perempuan). Suami tidak mau disalahkan dan menganggap dirinya baik-baik saja. Padahal belum tentu. 
Bisa jadi suamilah yang menjadi penyebab utama isteri lama tidak hamil. Fakta yang harus diakui oleh laki-laki adalah : janin dan kehamilan hanya bisa terjadi jika adanya sel spermatozoa yang sehat dan berhasil membuahi sel telur (ovum) perempuan.
Jadi, pihak pria / suami-lah yang harus diperiksa lebih dulu. Ini harus dilakukan oleh semua pria sebelum hamil bahkan sebelum menikah. Laki-laki harus memeriksakan kesehatan diri ke dokter. Terutama untuk mengetahui kualitas kesuburannya (fertilitas). Laki-laki harus mengalahkan egonya dan dengan penuh kesadaran memeriksakan diri
Apalagi jika Anda sudah termasuk pria dengan umur kepala 3, menderita sperma encer, pernah terinfeksi dan menderita infeksi saluran kencing, mengidap penyakit varikokel, penderita diabetes dan hipertensi (tekanan darah tinggi), dan penyakit lainnya.
Banyak juga kasus dimana laki-laki tetap tidak mau memeriksakan diri. Isteri selalu disalahkan dan dihakimi mandul. Lalu laki-laki malah menikah dengan wanita lain. Ternyata isteri barunya ini juga tidak hamil juga. Semua telah menjadi kacau

Jadi Menikah dan Hamil Di Usia 30 Tahun ke Atas? Jawabannya bisa dan boleh. Asal suami dan isteri memeriksakan dulu kesehatannya kepada dokter dan ahli kesehatan

Terima Kasih Atas kunjungan anda di halaman  Menikah dan Hamil Di Usia 30 Tahun Ke Atas, Apakah Boleh?, Jangan lupa untuk Membookmars Halaman ini jika  Menikah dan Hamil Di Usia 30 Tahun Ke Atas, Apakah Boleh? berguna untuk anda.

Leave a reply "Menikah dan Hamil Di Usia 30 Tahun Ke Atas, Apakah Boleh?"